Kalkulator BPJS Ketenagakerjaan

Penulis: Henrick Yau

Kalkulator-kalkulator

Hitung iuran BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja penerima upah: JHT, JKK, JKM dan Jaminan Pensiun. Kalkulator memisahkan bagian yang dipotong dari gaji pekerja dan bagian yang dibayar pemberi kerja, karena hanya dua program yang memotong gaji: JHT dan JP.

Dasar iuran adalah upah sebulan โ€” upah pokok ditambah tunjangan tetap. JHT, JKK dan JKM dihitung dari seluruh upah, sedangkan Jaminan Pensiun berhenti di batas upah yang diumumkan ulang setiap tahun oleh BPJS Ketenagakerjaan. Angka pada kalkulator ini adalah batas upah yang berlaku sejak 1 Maret 2026.

Upah dan program

Rp
Rp
Persentase iuran dan batas upah (bisa Anda ubah)
Rp

Berapa iuran BPJS Ketenagakerjaan yang dipotong dari gaji

Untuk pekerja penerima upah, BPJS Ketenagakerjaan menjalankan empat program sekaligus: JHT, JKK, JKM dan Jaminan Pensiun. Hanya dua di antaranya yang memotong gaji Anda โ€” JHT dan Jaminan Pensiun. Dua sisanya sepenuhnya dibayar pemberi kerja.

Total iuran JHT adalah 5,7 persen dari upah sebulan: 3,7 persen dari pemberi kerja dan 2 persen dipotong dari gaji pekerja. Jaminan Pensiun 3 persen: 2 persen pemberi kerja dan 1 persen pekerja. JKM 0,3 persen dan JKK antara 0,24 persen sampai 1,74 persen, keduanya dibayar pemberi kerja. Angka pada kalkulator ini berlaku pada 2026.

Bagaimana iuran dihitung, program demi program

  1. Tetapkan upah sebulan, yaitu upah pokok ditambah tunjangan tetap. Ini dasar untuk keempat program.
  2. Hitung JHT: 3,7 persen dari pemberi kerja dan 2 persen dari pekerja, tanpa batas atas upah.
  3. Hitung JKM: 0,3 persen dari upah, seluruhnya dari pemberi kerja, juga tanpa batas atas.
  4. Hitung JKK sesuai kelompok risiko perusahaan Anda: 0,24 persen untuk risiko sangat rendah, 0,54 persen risiko rendah, 0,89 persen risiko sedang, 1,27 persen risiko tinggi, dan 1,74 persen risiko sangat tinggi. Seluruhnya dari pemberi kerja.
  5. Hitung Jaminan Pensiun dari upah yang dibatasi. Untuk 2026 batas upahnya Rp11.086.300 sebulan sejak 1 Maret. Upah di atas itu tetap dihitung sebagai Rp11.086.300 untuk keperluan Jaminan Pensiun saja.

Kelompok risiko JKK bukan angka yang bisa Anda pilih sendiri

Inilah yang paling sering dipertanyakan. Kelompok risiko JKK ditetapkan BPJS Ketenagakerjaan untuk setiap perusahaan berdasarkan jenis usahanya, dan ditinjau ulang secara berkala. Perusahaan tidak menentukannya sendiri, dan pekerja tidak bisa memilihnya. Karena itu kalkulator meminta Anda memilih kelompok yang berlaku di perusahaan Anda, bukan menetapkan satu angka nasional yang akan salah untuk sebagian besar pembaca.

Hal kedua yang sering keliru adalah batas upah. Hanya Jaminan Pensiun yang punya batas atas; JHT, JKK dan JKM dihitung dari seluruh upah tanpa batas. Tabel iuran yang menerapkan satu batas untuk semua program akan meleset justru pada gaji besar, dan selisihnya bukan angka kecil.

Ketiga, ada program kelima yaitu Jaminan Kehilangan Pekerjaan. Program itu tidak menambah beban pemberi kerja maupun potongan pekerja, karena pendanaannya berasal dari pemerintah dan dari penyusunan ulang iuran JKK dan JKM yang sudah ada. Kalkulator ini sengaja tidak menjumlahkannya sebagai biaya tambahan.

Mengapa saldo JHT Anda bisa berbeda

Saldo JHT bukan sekadar penjumlahan iuran. Iuran yang masuk dikembangkan oleh BPJS Ketenagakerjaan, dan hasil pengembangannya baru diketahui setelah tahun berjalan berakhir. Karena itu proyeksi di kalkulator memakai asumsi yang Anda isi sendiri, bukan angka yang dipatok.

Tiga hal lain menggeser hasilnya. Gaji yang naik setiap tahun menaikkan iuran, sehingga proyeksi dengan gaji tetap cenderung terlalu rendah. Masa tidak bekerja membuat iuran berhenti mengalir. Dan pengambilan sebagian saldo JHT sebelum masa pensiun memperkecil pokok yang dikembangkan seterusnya. Batas upah Jaminan Pensiun sendiri diumumkan ulang setiap tahun mengikuti pertumbuhan ekonomi, jadi periksa angka terbaru di bpjsketenagakerjaan.go.id.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa persen gaji saya yang dipotong untuk BPJS Ketenagakerjaan? Sebanyak 2 persen untuk JHT ditambah 1 persen untuk Jaminan Pensiun, jadi 3 persen dari upah sebulan. Iuran JKK dan JKM tidak memotong gaji Anda sama sekali.

Kenapa iuran Jaminan Pensiun saya tidak naik padahal gaji naik? Karena upah Anda sudah melewati batas upah Jaminan Pensiun. Di atas Rp11.086.300 sebulan, dasar iuran Jaminan Pensiun berhenti di angka itu, sementara iuran JHT tetap ikut naik.

Apakah JHT bisa dicairkan sebelum pensiun? Sebagian saldo dapat diambil setelah memenuhi masa kepesertaan tertentu, dan sisanya tetap dikembangkan. Pencairan penuh dikaitkan dengan berhentinya hubungan kerja atau tercapainya usia pensiun sesuai ketentuan yang berlaku.

Apa bedanya JHT dan Jaminan Pensiun? JHT adalah tabungan atas nama Anda yang dikembangkan dan dibayarkan sekaligus. Jaminan Pensiun adalah manfaat berkala bulanan yang besarnya bergantung pada masa iur dan upah, dengan batas manfaat paling rendah dan paling tinggi yang ditetapkan setiap tahun.