Kalkulator THR
Penulis: Henrick YauKalkulator-kalkulator
Hitung tunjangan hari raya keagamaan, termasuk perhitungan proporsional untuk yang belum genap setahun. Hak THR muncul setelah masa kerja mencapai satu bulan terus-menerus, dan berlaku untuk pekerja tetap maupun pekerja dengan perjanjian kerja waktu tertentu.
Masa kerja 12 bulan atau lebih mendapat satu bulan upah sebulan penuh. Kurang dari itu dihitung masa kerja dibagi 12 dikali satu bulan upah. THR wajib dibayar paling lambat tujuh hari sebelum hari raya, secara penuh dan tidak boleh dicicil โ terlambat membayar dikenai denda 5 % dari total THR. Ketentuan ini ditegaskan lagi lewat surat edaran Kemnaker setiap menjelang hari raya.
Masa kerja dan upah
Ketentuan Permenaker (bisa Anda ubah)
Siapa berhak atas THR dan berapa besarnya
Hak atas THR muncul lebih cepat daripada yang banyak dikira. Begitu masa kerja mencapai satu bulan secara terus-menerus, tunjangan hari raya keagamaan sudah menjadi hak โ dan itu berlaku baik bagi pekerja dengan perjanjian kerja waktu tidak tertentu maupun waktu tertentu.
Besarnya ditentukan satu hal saja. Masa kerja dua belas bulan atau lebih mendapat satu bulan upah sebulan penuh. Kurang dari itu dihitung proporsional: masa kerja dibagi dua belas, dikali satu bulan upah. Kalkulator ini memakai ketentuan yang ditegaskan kembali oleh surat edaran Kemnaker untuk hari raya tahun 2026.
Bagaimana perhitungannya berjalan
- Hitung masa kerja terus-menerus dalam satuan bulan, dari tanggal mulai bekerja sampai hari raya keagamaan.
- Kalau masa kerja kurang dari satu bulan, belum ada hak THR.
- Kalau masa kerja dua belas bulan atau lebih, THR sama dengan satu bulan upah.
- Kalau masa kerja antara satu dan sebelas bulan, THR sama dengan masa kerja dibagi dua belas dikali satu bulan upah. Masa kerja tujuh bulan berarti tujuh perdua belas bulan upah, bukan nol.
- Bandingkan hasilnya dengan perjanjian kerja, peraturan perusahaan, perjanjian kerja bersama atau kebiasaan perusahaan. Kalau salah satunya menetapkan lebih besar, yang dibayar adalah yang lebih besar.
Upah sebulan untuk THR tidak selalu sama dengan pesangon
Inilah bagian yang paling sering diperdebatkan. Untuk THR, upah sebulan bisa berarti dua hal, tergantung struktur upah di tempat Anda bekerja: upah tanpa tunjangan yang merupakan upah bersih, atau upah pokok termasuk tunjangan tetap. Perusahaan yang membayar satu angka gaji tanpa memerincinya memakai bentuk pertama; perusahaan yang memisahkan gaji pokok dan tunjangan tetap memakai bentuk kedua.
Yang tidak masuk pada kedua bentuk itu adalah tunjangan tidak tetap โ uang makan harian, uang transpor harian, uang lembur dan insentif yang besarnya berubah tiap bulan.
Bagi pekerja harian lepas dan pekerja dengan upah satuan hasil, dasarnya bukan upah satu bulan terakhir melainkan rata-rata upah sebulan. Kalau masa kerja sudah dua belas bulan atau lebih, rata-ratanya diambil dari dua belas bulan terakhir sebelum hari raya; kalau belum, dari seluruh masa kerja yang sudah dijalani.
Batas waktu, denda, dan yang sering tertukar
THR wajib dibayar paling lambat tujuh hari sebelum hari raya keagamaan, penuh, dalam bentuk uang rupiah, dan tidak boleh dicicil. Terlambat membayar dikenai denda sebesar 5 persen dari total THR yang harus dibayar, terhitung sejak batas waktu itu terlewat. Denda tersebut tidak menghapus kewajiban membayar THR-nya sendiri.
Denda 5 persen itu dihitung sekali dari total THR, bukan per hari. Yang dihitung harian adalah denda keterlambatan pembayaran upah, dan keduanya sering tertukar dalam pembicaraan sehari-hari.
Satu lagi yang sering terlewat: pekerja tetap yang hubungan kerjanya berakhir dalam 30 hari sebelum hari raya keagamaan tetap berhak atas THR. Ketentuan ini tidak berlaku bagi pekerja dengan perjanjian kerja waktu tertentu yang kontraknya memang berakhir sebelum hari raya.
Mengapa THR yang diterima lebih kecil dari hitungan ini
THR adalah penghasilan bruto yang dipotong PPh 21, sehingga yang masuk rekening selalu lebih kecil daripada angka kotor di kalkulator. Karena THR menaikkan penghasilan bruto pada bulan pembayaran, potongan pajak bulan itu juga naik.
Selain itu, kalkulator memakai masa kerja dalam bulan penuh. Kalau perusahaan menghitung sampai satuan hari, hasilnya bisa berbeda sedikit. Bila THR tidak dibayar sama sekali, laporkan ke posko pengaduan yang dibuka Kemnaker menjelang hari raya. Ketentuannya dapat diperiksa di kemnaker.go.id.
Pertanyaan yang sering diajukan
Saya baru bekerja tiga bulan, apakah tetap dapat THR? Ya. Masa kerja satu bulan terus-menerus sudah cukup. THR Anda dihitung proporsional, yaitu tiga perdua belas dari satu bulan upah.
Apakah pekerja kontrak dan pekerja harian lepas berhak THR? Berhak. Ketentuannya tidak membedakan perjanjian kerja waktu tidak tertentu dan waktu tertentu. Untuk pekerja harian lepas, dasar perhitungannya adalah rata-rata upah sebulan, bukan upah satu bulan terakhir.
Boleh tidak THR dibayar dua kali dalam setahun? THR keagamaan diberikan satu kali dalam satu tahun, sesuai hari raya keagamaan pekerja yang bersangkutan. Pemberian tambahan di luar itu bukan THR keagamaan melainkan kebijakan perusahaan.
Perusahaan menyicil THR saya, apakah boleh? Tidak. THR wajib dibayar penuh dan tidak boleh dicicil. Kalau pembayarannya melewati batas tujuh hari sebelum hari raya, perusahaan dikenai denda 5 persen dari total THR dan tetap wajib membayar THR-nya.